Moci Menghilang!
Sinopsis
Cika punya sahabat paling lucu di rumah. Namanya Moci, kucing angora putih dengan mata biru dan ekor yang ngembang kayak kemoceng. Tiap pulang sekolah, Moci selalu setia menunggu di depan pintu sambil mengeong manja. Cika sayang banget sama Moci. Tempat tidur, sisir bulu, sampai cemilan tuna kaleng, semua khusus buat Moci.

Suatu sore, petaka datang. Cika lupa nenutup pintu pagar waktu buang sampah. Pas balik, Moci sudah tidak ada. Cika keliling komplek sampai magrib sambil teriak, "Moci! Moci!" tapi Moci tidak ditemukan. Malam itu Cika nangis di kamar. Kasurnya yang biasanya hangat karena Moci suka tidur di kaki, sekarang dingin.
Besoknya, dengan mata sembab, Cika bikin pengumuman di kertas HVS. Dia menggambar muka Moci sebisanya, dan menulis:
“HILANG! Kucing angora putih, mata biru, namanya Moci. Pake kalung pita pink. Yang nemu hubungi Cika di Jl. Melati No. 5. Nanti dikasih hadiah.”
Pengumuman itu Cika tempel di tiang listrik, warung Bu Ijah, dan pos ronda.

Dua hari berlalu, Moci belum pulang juga. Cika sudah mulai putus asa.
Sore ketiga, ada yang mengetuk pintu. Seorang anak laki-laki seumuran Cika berdiri malu-malu sambil menggendong seekor kucing. "Ini kucingnya kamu bukan?" katanya.
"Mocciii!" Cika langsung nangis lagi, tapi kali ini nangis bahagia. Dia memeluk Moci erat-erat.
Anak itu namanya Roni. Katanya dia menemukan Moci lagi kelaparan di dekat lapangan, sembunyi di bawah gerobak bakso. Pas pulang sekolah dia liat pengumuman Cika di warung dan langsung ingat sama kucing yang dia tolong.

Sebagai hadiah, Cika memberi Roni sekotak susu dan uang jajan. Tapi Roni menolak uangnya. "Aku udah seneng koq, Moci bisa pulang," kata Roni sambil senyum.
Sejak itu, Cika sama Roni jadi sahabat. Dan Moci? Sekarang kalungnya diganti sama Cika. Ada tambahan liontin kecil bertuliskan nomor HP, biar kalau jalan-jalan lagi, gampang pulangnya.
Tag
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Silakan masuk untuk meninggalkan komentar.
Belum ada komentar untuk cerita ini.